Showing posts with label Tasbih Tahmid Tahlil dan Takbir. Show all posts
Showing posts with label Tasbih Tahmid Tahlil dan Takbir. Show all posts

Penjelasan Ringkas Tentang Tasbih

Posted by "Hadits Muslim" Wednesday, April 3, 2013 0 comments
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Barangsiapa yang mengucapkan: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya) sehari seratus kali, maka kesalahan-kesalahannya akan terampuni walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Al-Bukhari no. 5926 dan Muslim no. 2691)
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ
“Barang siapa yang ketika pagi dan sore membaca: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya) sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang akan mendatangkan amalan yang lebih utama daripada apa yang dia datangkan. Kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dari itu.” (HR. Muslim no. 2692)
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dia berkat: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
“Dua ucapan yang ringan diucapkan tetapi berat timbangannya (pada hari kiamat) dan dicintai oleh Ar-Rahman. Yaitu: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya) dan SUBHANALLAHIL AZHIM (Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” (HR. Al-Bukhari no. 7563 dan Muslim no. 2694)
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَأَنْ أَقُولَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
“Sesungguhnya saya membaca: SUBHANALLAH (Maha Suci Allah) WAL HAMDULILLAH (segala pujian bagi Allah), WA LAA ILAHA ILLALLAH (tiada sembahan yang berhak disembah selain Allah), WALLAHU AKBAR (Allah Maha Besar), itu lebih saya sukai daripada saya memiliki semua yang  matahari terbit padanya (dunia dan seisinya).” (HR. Muslim no. 2695)
Dari Abu Dzar radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya, “Apakah ucapan zikir yang paling utama, ya Rasulullah?” Maka beliau menjawab:
مَا اصْطَفَى اللَّهُ لِمَلَائِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
“Yaitu ucapan zikir yang Allah telah pilihkan bagi para malaikat-Nya atau hamba-hambaNya, yaitu: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya).” (HR. Muslim no. 2731)

Penjelasan ringkas :

Tasbih adalah menyucikan Allah Ta’ala dari semua sifat aib dan kurang, dan dari semua sifat-sifat yang tidak pantas bagi kemuliaan-Nya. Penyucian Allah Ta’ala dari sifat kurang itu pada lima perkara:
  1. Menyucikan Allah pada rububiah-Nya. Yaitu dengan menafikan semua Rabb (pencipta, penguasa, dan pengatur selain-Nya).
  2. Menyucikan Allah pada uluhiah-Nya. Yaitu dengan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta’ala.
  3. Menyucikan Allah pada nama-nama dan sifat-sifatNya. Yaitu dengan menafikan dari-Nya semua sifat dan perbuatan yang menyerupai makhluk dan merupakan kekurangan bagi-Nya.
  4. Menyucikan Allah Ta’ala pada hukum syariat-Nya.Yaitu dengan menetapkan bahwa semua syariat Allah itu datang untuk mewujudkan kebaikan atau menyempurnakannya dan untuk menghilangkan kejelekan atau menguranginya.
  5. Menyucikan Allah Ta’ala pada hukum kauni atau penetapan takdir-Nya. Yaitu dengan meyakini bahwa semua takdir dari Allah merupakan kebaikan bagi makhluk. Dan bahwa perbuatan Allah kepada makhluk berputar antara keutamaan dan keadilan.

Tasbih merupakan zikir paling utama yang pernah diucapkan oleh para makhluk. Dan subhanallah, bersamaan dengan ringannya zikir ini di lisan, tapi Allah Ta’ala telah menyiapkan bagi orang yang mengucapkannya pahala yang sangat besar. Di antaranya:
  • Diampuni semua dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. Walaupun para ulama menjelaskan bahwa dosa yang dimaksud di sini hanyalah dosa-dosa kecil, karena dosa-dosa besar tidak akan terhapus kecuali dengan taubat.
  • Dia termasuk di antara amalan terbaik yang dibawa oleh seorang hamba pada hari kiamat.
  • Tasbih merupakan amalan yang sangat Allah cintai dan karenanya Dia menjadikannya berat di atas mizan pada hari kiamat.
  • Membaca tasbih dan pelengkapnya jauh lebih baik daripada dunia dan isinya.

7 Hadits Tentang Tasbih

Posted by "Hadits Muslim" 3 comments
Hadist Kesatu :
Dari Abu Hurairoh, Rosulullooh saw bersabda :

“Barangsiapa menucapkan SUBHANALLOOH WABIHAMDIH, dalam sehari seratus kali, maka dosa-dosanya akan dihapuskan sekalipun sebanyak buih dilautan”. [HR.Bukhori, Muslim, Ahmad, Tirmidzi & Ibnu Majah].

Hadist Kedua :
 “Tidaklah seorang hamba yang ada di muka bumi ini yang mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLOOH WALLOOHU AKBAR, WA SUBHANALLOOH WAL HAMDULILLAAH WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH, melainkan dosa-dosanya akan diampuni-Nya, sekalipun seperti buih dilautan”. [HR. Ibnu Amar]

Hadist Ketiga :
“Barangsiapa mengucapkan Tahlil seratus kali, tasbih seratus kali dan takbir seratus kali, maka nilainya lebih utama daripada memerdekakan sepuluh budak dan berkurban dengan tujuh unta”. [HR. Abu Daud]

Hadist Keempat :
Dari Mash’ad bin Sa’ad, dia berkata bahwa ayahnya berkata, “kami berada di dekat Rosululloh, beliau bersabda : “Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu berusaha setiap hari untuk memperoleh seribu kebaikan? Salah seorang yang sedang uduk bertanya, ‘bagaimana cara kami memperolehnya?’, Rosul menjawab, ‘ Dengan bertasbih seratus kali, maka akan dicatat blasannya seribu kebaikan dan akan dihapuskan seribu kesalahannya”  [HR. Muslim]

Hadist Kelima :
“Barangsiapa mengucapkan SUBHANALLOOH WABI HAMDIH, maka akan ditanamkan untuknya satu pohon kurma di surga”. [HR.Muslim]

Hadist Keenam :
“Tasbih itu dapat menarik (mendatangkan) rezeki”.

Hadist Ketujuh :
Dari Abu Hurairoh, Rosululloh saw bersabda :
“Dua kalimat yang ringan diucapkannya, namun berat dalam timbangan,serta keduanya dicintai Alloh Yang Maha Rohman, yaitu kalimat SUBHANALLOH WABI HAMDIH, SUBHANALOOHIL ADZHIIM” [HR Bukhori, Muslim,Ahmad, Tirmidzi & Ibnu Majah]

Hadits Tentang Keutamaan Tasbih

Posted by "Hadits Muslim" 0 comments
Dari Abu Hurairah radliyallâhu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallâhu 'alaihi Wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan ‘Subhânallâhi Wa Bihamdihi’ di dalam sehari sebanyak seratus kali, niscaya akan dihapus semua dosa-dosa (kecil)-nya sekalipun sebanyak buih di lautan.” (HR.al-Bukhariy)

Faedah Hadits

Hadits diatas menyatakan keutamaan dzikir سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ (Subhânallâhi wa bihamdihi) yang mengandung makna Tasbih (penyucian) terhadap Allah Ta’ala dan penyucian terhadap-Nya pula dari hal-hal yang tidak layak dan pantas bagi-Nya, seperti memiliki kekurangan-kekurangan, cacat-cela dan menyerupai semua makhluk-Nya.

Hadits tersebut juga mengandung penetapan segala pujian hanya kepada-Nya baik di dalam Asma` maupun shifat-Nya. Dia-lah Yang Maha Hidup sesempurna hidup; kehidupan yang tiada didahului ketiadaan (yakni bukan dalam arti; sebelumnya tidak ada kehidupan lalu kemudian ada) dan tiada pula kehidupan itu akan pernah hilang/sirna.

Barangsiapa yang bertasbih kepada Allah dan memuji-Nya sebanyak seratus kali di dalam sehari semalam, maka dia akan mendapatkan pahala yang maha besar ini. Yaitu, semua dosa-dosa (kecil)-nya dihapuskan dengan mendapatkan ma’af dan ampunan-Nya, sekalipun dosa-dosa tersebut sebanyak buih di lautan. Tentunya, ini merupakan anugerah dan pemberian yang demikian besar dari-Nya.

Para ulama mengaitkan hal ini dan semisalnya sebatas dosa-dosa kecil saja sedangkan dosa-dosa besar tidak ada yang dapat menghapus dan menebusnya selain Taubat Nashuh (taubat dengan sebenar-benarnya).

Imam an-Nawawiy berkata, “Sesungguhnya bila dia tidak memiliki dosa-dosa kecil, maka semoga diharapkan dapat meringankan dosa-dosa besarnya.”

Rujukan:

Kitab Tawdlîh al-Ahkâm Min Bulûgh al-Marâm, karya Syaikh. ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Bassâm, Jld.VI, Hal.409)

Tashhîh ad-Du’â’ karya Syaikh Bakr Abu Zaid, Hal. 39

Keutamaan Tasbih

Posted by "Hadits Muslim" 0 comments
Tasbih ialah mengingat Allah serta mengagungkan kebesaran-Nya dan kekuatan yang diusahakan oleh zat manusia. Begitu agungnya urusan tasbih ini, hingga Allah mengawali tujuh buah surat dalam Al-Qur'an dengan tasbih. Diantaranya firman Allah,

"Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi. Raja, yang maha suci, yang maha perkasa lagi maha bijaksana". QS.Al-Jum'ah : 1.
"Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada dilangit dan apa saja yang ada dibumi; dan Dia-lah yang maha perkasa lagi maha bijaksana". QS.As-Shaf : 1.

Allah juga telah menyebutkan tasbih beserta orang-orang yang bertasbih serta keutamaannya didalam 91 ayat suci dalam alquranul Karim. Ini jelas menunjukkan, betapa tasbih memiliki kedudukan yang tinggi disisi Allah. Juga menunjukkan, betapa pentingnya tasbih dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim didunia.

Rasulullah telah memberikan keutamaan tasbih dan pengaruhnya yang sangat besar dalam kehidupan pribadi seorang muslim.

Abu Dzar meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,"Sungguh, ucapan yang paling Allah cintai ialah Subhanallah wa bihamdih (maha suci Allah dan dengan pujian-Nya)". HR.Muslim.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang mengucapkan, Subhanallah wa bihamdih (maha suci Allah dengan pujian-Nya) dalam sehari sebanyak 100x, segala dosanya akan dihapus meski sebanyak buih dilautan". HR.Al-Bukhari.

Kutipan dari buku Pengadilan Akhirat.
Pengarang Syaikh mahir ahmad ash-shufi.

Popular Posts